Peduli Covid-19, Tim PKM Universitas Teknokrat Beri Bantuan Kemenag Pesawaran Alat Cuci Tangan Otomatis

 

Universitas Teknokrat Indonesia melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), di Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran. PKM ditandai dengan penyerahan bantuan alat cuci tangan otomatis, Senin (3/8/2020).

Ketua PKM Universitas Teknokrat Andi Nurkholis, S.Kom, M.Kom, mengatakan, kegiatan PKM di Kantor Kemenag Kabupaten Pesawaran mengambil tema “Penerapan Sistem Cuci Tangan Otomatis untuk Meminimalisir Penyebaran Covid-19.

Tim PKM Teknokrat terdiri tujuh orang diketuai oleh Andi Nurkholis, dengan anggota ; S. Samsugi, SKom, M.Eng, Damayanti, SKom, MKom, Debby Alita, SKom, M.Cs, Styawati, SKom, M.Cs, Fajar Dewantoro, ST, M.Ars, dan Tri Widodo mahasiswa S1 Teknik Komputer.

Bantuan Cuci Tangan Otomatis sebagai bentuk kepedulian terhadap pelaksanaan pencegahan dan penanganan penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19), oleh tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) Universitas Teknokrat Indonesia, salah satu PTS Terbaik di Provinsi Lampung.

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran menjadi mitra dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat guna menerapkan Iptek berupa sistem cuci tangan otomatis untuk meminimalisir penyebaran covid-19 di Kabupaten Pesawaran oleh Tim PKM Universitas Teknokrat.

Bantuan ini diterima oleh Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, H. Khuzil Afwa Kahuripan, SH., M.H.I., mewakili kepala Kantor Kemenag Pesawaran H. Farid Wajedi, S.Ag., M.Kom.

 

Bantuan alat cuci tangan ini dipasang tepat di depan gedung pelayanan haji sebagai salah satu bentuk pelayanan prima kepada jemaah yang ingin melakukan pendaftaran haji.

Khuzil menjelaskan, di masa pandemi Covid-19 pendaftaran haji pada seksi penyelenggara haji dan umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran tetap berjalan sesuai dengan SOP yang ada dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Calon jamaah haji yang datang untuk mendaftar haji harus mengikuti protokol kesehatan standar yakni pemeriksaan suhu di gerbang masuk kantor menggunakan thermo gun, memakai masker, serta diminta cuci tangan menggunakan sabun atau memakai hand sanitizer dan duduk dengan menerapkan social distancing,” terang Khuzil.

Mewakili Kepala Kantor Kemenag Pesawaran, Khuzil mengucapkan terimakasih kepada tim PKM Universitas Teknokrat Indonesia yang telah memberikan kesempatan kepada Kantor Kemenag Kabupaten Pesawaran, sebagai mitra program pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan bantuan alat cuci tangan otomatis

 

Andi Nurkholis menerangkan, kegiatan PKM didasarkan oleh masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan yang merupakan faktor penting dalam pencegahan/meminimalisir penyebaran Covid-19 yang semakin bertambah setiap harinya.

Sistem yang dikembangkan merupakan pengaplikasian bidang ilmu komputer khususnya sistem tertanam yang menjadi keunggulan program studi S1 Teknik Komputer Universitas Teknokrat. Penerapan yang dilakukan hari ini, merupakan serangkaian dari kegiatan PKM yang telah diinisialisasi sejak pertengahan Juli 2020.

Dalam jangka waktu dua minggu tersebut, tim PKM melakukan aktivitas pengembangan sistem yang dimulai dengan pengumpulan komponen-komponen yang dibutuhkan, yang kemudian dilakukan perakitan menjadi kesatuan alat hingga pemrograman terhadap alat untuk melakukan otomasi sistem. Terakhir dilakukan penerapan alat di wilayah tujuan yakni Kemenag Kabupaten Pesawaran.

 

Masih kata Andi, Sistem otomasi yang dikembangkan dimaksudkan agar pengguna tidak perlu lagi menekan/membuka keran air yang kemungkinan terdapat virus/bakteri yang menempel, dimana air akan secara otomatis mengalir saat pengguna mendekatkan/mengadahkan tangan pada alat yang telah dirancang.

Harapan penggunaan alat ini tidak terjadinya sentuhan pengguna terhadap alat, pengguna akan terhindar dari virus/bakteri (yang tidak terlihat secara kasat mata) yang terdapat pada alat tersebut.

 

sumber : warta9.com